IKLAN

DAULAT TUANKU

DAULAT TUANKU

Raja-Raja Melayu

Raja-Raja Melayu

INILAH WASIAT RAJA-RAJA MELAYU

Wasiat RAJA-RAJA dan PEMIMPIN-PEMIMPIN MELAYU yang diperbuat 51 tahun dahulu semasa MERDEKA 31 OGOS 1957
“KAMI WASIATKAN kepada zuriat keturunankami 7 PERKARA yang mana jika kamubersatu padu dan berpegang teguhkepadanya selama itulah kamu akan selama sejahtera”
PERKARA SATU•
Kami namakan dan kami panggil akan dia, bumi yang kamu pijak dan langit yang kamu junjung, PERSEKUTUAN TANAH MELAYU (sekarang dikenali dengan nama Malaysia).
PERKARA DUA•
Kami isytiharkan dan kami simpan untuk kamu dan kami benarkan isytihar dan simpan, selain gunung-ganang tasik dan hutan simpan, TANAH SIMPANAN MELAYU sehingga nisbah 50%, selebihnya kamu rebutlah bersama-sama kaum yang lain.
PERKARA TIGA•
Bagi menjaga kamu dan melindungi anak-anak kamu harta hak milik kamu, kami tubuhkan REJIMEN ASKAR MELAYU untuk membenteraskan kekacauan dalam Negara dan ancaman dari Luar Negara.
PERKARA EMPAT•
Kami kekalkan dan kami jamin kerajaan dan kadaulatan RAJA-RAJA MELAYU memerintah Negara ini
PERKARA LIMA•
Kami tetapkan ISLAM ialah AGAMA PERSEKUTUAN
PERKARA ENAM•
Kami tetapkan juga bahasa kebangsaan ialah BAHASA MELAYU
dan
PERKARA TUJUH•
Kami amanahkan dan kami pertanggungjawabkan kepada Raja-raja Melayu untuk melindungi KEDUDUKAN ISTIMEWA ORANG MELAYU dan KEPENTINGAN SAH KAUM-KAUM LAIN. (kemudian ditambah kedudukan istimewa anak negeri SABAH dan SARAWAK.

Pilihan Juara WC 2010

04 Oktober 2009

Bantu Salah, Tak Bantu Pun Salah



Semasa kucing melayari blog2, kucing terjumpa artikel ni dalam blog http://nasionalis1982.blogspot.com/


Apabila terdapat bencana yang berlaku di sesebuah negara, sudah pasti akan mengundang berduyun-duyun bantuan kemanusian tidak kiralah dari segi tenaga, perubatan atau pun wang ringgit. Semuanya di buat secara ikhlas demi membantu mangsa-mangsa bencana. Sebagai sebuah negara yang prihatin, Malaysia tidak ketinggalan menghulurkan bantuan kepada mereka yang memerlukan.Namun demikian, semacam tidak percaya bila membaca satu berita dari negara yang baru lepas dilanda bencana gempa bumi ini. Adakah benar peristiwa ini berlaku, saya tidak pasti.Sila baca berita di bawah ini :-

Terkait judi, warga sumbar tolak bantuan pemerintah Malaysia


JAKARTA - Berbagai bantuan telah mengalir dan mulai menumpuk di Bandara Minangkabau, Padang, Sumatera Barat sejak Kamis lalu, hal ini cukup mengganggu kepadatan traffic di Bandara Minangkabau, Padang, Sumatera Barat, yang sudah cukup tinggi dan mengakibatkan sejumlah penerbangan mengalami delay.Bahkan pesawat yang ditumpangi Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari dan Menko Kesra Aburizal Bakrie sempat tertahan di udara Padang selama beberapa jam.Namun ada yang menarik dari tumpukan bantuan tersebut, yaitu dipisahkannya bantuan dari Pemerintah Malaysia dengan bantuan dari negara-negara lainnya, hal ini di sebabkan karena adanya penolakan bantuan dari Pemerintah Malaysia dikarenakan alasan sumber dana Judi.


"Kami sangat berterimakasih atas kepedulian Pemerintah Malaysia, namun karena dibeberapa tempat terjadi penolakan dikarenakan alasan judi, kami memilih untuk memisahkan bantuan Pemerintah malaysia dengan bantuan negara lain, akan tetapi banyak juga bantuan dari perkumpulan warga minang di Malaysia yang mengirim bantuan dan tidak ditolak" ujar Kepala Distribusi Bantuan Bandara Minangkabau, Departemen Perhubungan Budi S Ervan.


Seperti diketahui Pemerintah Malaysia memiliki fasilitas perjudian terbaik dan terlengkap di Asia Tenggara dengan omset pendapatan 4 Milliar Dollar/tahun bernama Genting Highland, dan hal tersebut dinilai warga Sumatra Barat sangat bertolak belakang dengan budaya Muslim negeri Jiran tersebut.Bantuan Pemerintah Malaysia berupa Mie Instan, Selimut, Tenda dan obat-obatan terlihat dibiarkan menumpuk di sisi kiri bandara Minagkabau dan sangat menggangu lalulintas bantuan korban gempa.


"Bantuan dari Negara Jepang yang tiba lebih dulu berupa 2500 Genset, 500 Tenda, 25 Instalasi penyaringan air, 400 Toilet portable dan 10 Kontainer Rumah Sakit Mini sudah kami sebarkan di 6 Kabupaten, sedang dari Pemerintah Amerika, Brasil, Jerman, Filipinna, Brunai, Australia, Thailand, Vietnam dan Russia berupa Beras, obat-obatan, tenda, selimut, bahan makanan, instalasi air yang total keseluruhan berjumlah sekitar 28.000 ton akan tiba mulai hari ini, kami berusaha berkadinasi Barkorlak dan Palang Merah Internasional untuk penyediaan tempat penyimpanan dan penyalurannya" ujar Budi S Ervan.


Sumber - Harian Kota, Jumaat (2/10/2009)





Jika insiden ini benar-benar terjadi, ia pasti mengecewakan kita semua. Seolah-olah apa yang disumbangkan oleh Malaysia itu berstatus haram. Bagaimana pula dengan sumbangan dari negara selain Malaysia? Amerika Syarikat, Thailand, Jepun dan lain-lain. Bukankah negara-negara tersebut lebih 'berat' aktiviti judinya? Bukan setakat judi, malah memperolehi hasil dari aktiviti pelacuran dan arak.Timbul persoalan, mengapa pula bantuan dari negara-negara tersebut diterima tetapi tidak dari Malaysia?Mungkin insiden ini bersifat terpencil tapi ia ternyata membuatkan hati dan perasaan kita terguris.


Namun bantuan dan kerjasama akan tetap dihulurkan oleh Malaysia.Itulah jaminan DS Najib kepada SBY.

kucing-kucing kata kepada isteri kucing, untuk apa dibantu mereka yang tak pernah mengenang budi baik orang lain, ibarat melepaskan anjing yang tersepit! lebih baik dibantu rakyat sendiri yang lebih memerlukan bantuan. jangan lah jadi ibarat kera dihutan disusukan, anak pangkuan mati kebuluran..

Tiada ulasan:

Catat Ulasan